Menjadi Ibu(y)

Senang sekali akhirnya bisa kembali menulis. Semoga rajin dan rutin, itu doanya.

Kalau sempat membaca post sebelum ini, blog ini berisi cerita Tarita di awal meniti karir dan masih belum menikah, apalagi jadi ibu-ibu. Penuh dengan kegalauan dan receh. Sekarang masih juga sih, haha. Tapi beberapa tahun setelah itu siapa sangka kalau status sudah berubah, menikah dan beranak satu.

Menikah dan memiliki anak memang misteri, tidak ada yang mengira bagaimana dan kapannya. Makanya, jangan hobi bertanya “Jadi kapan kawin?” atau “Eh, sudah isi belum?” karena keduanya misteri. Bertanya hanya membuat orang sakit hati dan bisa jadi memutuskan silaturahim. Karena hanya Tuhan yang tahu saatnya, manusia hanya bisa berusaha dan berdoa. Setuju?


Photo by Flora Westbrook from Pexels


Blog ini akan bertambah ceritanya tentang peran baru saya, menjadi istri dan seorang ibu untuk Bahtera Kamagani, bayi yang benar-benar mengubah perjalanan hidup dan mimpi yang memanggil ibunya "Ibuy". Semoga bisa menjadi tempat berbagi dan menambah inspirasi.

Oya, ini penampakan kami saat Kama berusia setahun. Selamat membaca dan ikut bersenang-senang!



Komentar

Postingan Populer