Hari Kemenangan (Katanya)

Photo by Burak K from Pexels


This is my first post anyway.
Bertepatan juga dengan lebaran yang baru saja berlalu kemarin.

Lebaran alias Idul Fitri, kebanyakan orang bilang ini adalah hari kemenangan. Mungkin kemenangan untuk beberapa hal, seperti kemenangan untuk bisa sholat Ied bersama keluarga dan para tetangga, kemenangan untuk liburan (walaupun singkat), kemenangan untuk makan makanan khas lebaran, dan kemenangan untuk menerima angpao lebaran*.

(*syarat dan ketentuan berlaku)

Yup, karena angpao lebaran di keluarga saya diberikan untuk yang belum bekerja dan belum menikah. Dan untuk saya, yang kebetulan sudah lulus tapi belum bekerja (apalagi menikah) *sigh*, tentu masih bisa mendapat angpao! Alhamdulillah. Sedih yang membuahkan senang. Lumayan juga untuk nambah-nambah duit tabungan yang sudah mulai tipis. Hehe.

Selain itu lebaran juga kemenangan untuk bisa kumpul bersama keluarga besar. Selama lebaran, saya tidak pernah mudik. Menyenangkan, tapi suatu hari saya kepengen mudik juga (semoga pasangan saya nantinya tidak sekota dengan saya! :p). Setiap tahunnya keluarga besar dari Jakarta, Solo, maupun kota lainnya berkumpul di kota saya yang kecil, Kediri, dan menginap di rumah. Bisa dibayangkan rumah yang biasanya hanya ditinggali 5 orang sekarang diisi lebih dari 15 orang. Seru! Tidur berjejer 6 orang ala jemuran pindang di satu tempat tidur dan terbangun saling berpelukan tanpa disadari. Belum lagi kebiasaan open house di hari kedua lebaran, di mana Eyang dan Mama mengadakan makan-makan dengan tamu dan keluarga besar di taman belakang sambil mengundang orkes electone kecil-kecilan sebagai hiburan untuk kami sekeluarga besar berkaraoke ria sambil unjuk bakat terpendam. *wink*

  (Bupuh, Mama, Bude, & Tante (dengan baju kompakan) seemed so fun!)

(Makan-makan di taman belakang rumah)

(Me and Tje-Tje, my cousin, nyanyi juga...)

(Cucu-cucu Yangtie dengan baju warna-warni, ehehe.)

(Me and my lovely sizzie, with my silly face)

Dan kemenangan lain di lebaran tahun ini adalah terbebas dari beberapa pertanyaan reguler lebaran, seperti:
1. Udah lulus kuliahnya?
2. Kapan wisuda?
karena memang saya baru saja lulus Juli lalu setelah molor satu semester, uhuy! Tapi juga muncul pertanyaan baru, seperti:
1. Gawe di mana sekarang?
2. Masih kerja di radio?
Yaaa, kudu sabar memang. They ask because they care, right? Sebentar lagi pasti pertanyaan itu bisa terjawab dengan ekspresi gembira di muka saya *crossing fingers*. AMIN. Untungnya pertanyaan "Kapan kawin?" tidak masuk daftar reguler lebaran, karena kakak saya belum menikah. Setidaknya untuk sementara waktu. :p

Well, itulah kemenangan Idul Fitri. Tapi kemenangan hakikinya tetap menjadi orang yang lebih baik, baik secara batin maupun lahir kan? (^.^)b #SokBijak Kemenangan untuk tidak mengulang kesalahan setelah sungkem pada orang tua dan meminta maaf pada keluarga dan sahabat.

Semoga sempat bertemu dengan lebaran tahun depan dengan jumlah keluarga yang makin banyak, jadi lebih rame lagi. Dan semoga juga nantinya keluarga saya banyak dan makmur (amin) supaya lebaran selalu menjadi ajang ramai-ramai spesial sekali setahun.

Dan lebaran yang kata orang adalah hari kemenangan memang benar, bukan katanya saja. 


"Winning is not a sometime thing; it's an all time thing. You don't win once in a while, you don't do things right once in a while, you do them right all the time. Winning is a habit. Unfortunately, so is losing."
-Vince Lombardi-

Minal aidin wal faidzin, happy Ied Al Fitr! :)

Komentar

Postingan Populer